newsCover 2024 12 9 1733713291253 ozzy0k

Duta Besar Indonesia Imbau Warga Indonesia di Suriah Tetap Berlindung Amidkan Ketegangan

DAMASKUS, BCOULEUR.COM – Duta Besar Republik Indonesia untuk Suriah, Wajid Fauzi, mengeluarkan peringatan bagi warga negara Indonesia yang tinggal di Suriah untuk tetap berlindung di dalam rumah dan tidak keluar ruangan menyusul meningkatnya ketegangan di ibu kota, Damaskus.

BACA JUGA : kebakaran-hebat-landa-pabrik-garmen-pt-anugerah-abadi-magelang-dampak-besar-bagi-industri-tekstil/

Pada Senin (9/12/2024), situasi di Damaskus relatif lebih tenang dibandingkan dengan dua hari sebelumnya, namun Wajid Fauzi menekankan pentingnya kewaspadaan. Dia mengungkapkan bahwa oposisi Suriah kerap merayakan kemenangan dengan cara yang berbahaya, yakni dengan menembakkan peluru ke udara. Tindakan ini menambah risiko bagi warga sipil, termasuk warga negara asing yang berada di kota tersebut.

“Gaya mereka (oposisi Suriah) melakukan selebrasi adalah dengan melakukan tembakan ke atas. Dengan peluru. Ini yang mengkhawatirkan. Saya sebagai Duta Besar, meminta seluruh warga masyarakat Indonesia untuk tetap di rumah, tetap di ruangan, tidak keluar dari ruangan dulu. Saya khawatir ada peluru nyasar,” ujar Wajid Fauzi dalam keterangannya.

Pentingnya Waspada dan Keamanan

Imbauan ini datang sebagai respons terhadap ketegangan yang semakin meningkat di Suriah, yang mempengaruhi keamanan warga Indonesia yang berada di sana. Peluru nyasar menjadi ancaman nyata bagi keselamatan, dan kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra dari semua pihak, terutama mereka yang tinggal di area rawan konflik.

Duta Besar juga mengingatkan agar masyarakat Indonesia senantiasa mematuhi instruksi keamanan dari pihak berwenang dan tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat membahayakan keselamatan pribadi. “Kami tetap berkomunikasi dengan pihak keamanan lokal untuk memastikan perlindungan warga negara Indonesia. Kami juga meminta mereka untuk mematuhi arahan dari otoritas Suriah,” tambahnya.

Meningkatnya Ketegangan di Suriah

Ketegangan di Suriah dalam beberapa hari terakhir telah meningkatkan risiko bagi warga sipil, baik Suriah maupun warga asing yang tinggal atau berkunjung di negara tersebut. Meskipun Damaskus tidak lagi berada dalam zona pertempuran intens, ketegangan tetap ada, dengan berbagai kelompok yang terlibat dalam aktivitas yang berpotensi menambah kekacauan.

Indonesia sendiri, melalui kedutaan besar, terus memantau situasi di lapangan dan berusaha untuk menjaga komunikasi yang intens dengan warga negara Indonesia di Suriah. Keamanan dan keselamatan warga Indonesia adalah prioritas utama, dan langkah-langkah pencegahan yang diambil oleh pemerintah Indonesia bertujuan untuk mengurangi dampak buruk dari ketegangan yang terjadi.

Kesimpulan

Duta Besar Indonesia di Suriah, Wajid Fauzi, menekankan pentingnya kewaspadaan dan keselamatan bagi warga Indonesia yang tinggal di Suriah. Dalam situasi yang masih rentan, di mana selebrasi yang melibatkan tembakan peluru ke udara dapat membahayakan, warga negara Indonesia diimbau untuk tetap berada di dalam rumah dan menghindari keluar ruangan untuk sementara waktu. Pemerintah Indonesia terus memberikan perhatian penuh pada situasi ini, dengan fokus pada perlindungan dan keamanan warganya yang berada di Suriah.