BADUNG, BCOULEUR.COM – Sejumlah ruas jalan di pusat kawasan wisata Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, terendam banjir setelah diguyur hujan deras sepanjang hari pada Minggu (22/12/2024). Genangan air dilaporkan mencapai ketinggian 20 hingga 60 sentimeter, sehingga menghambat aktivitas pengendara yang melintasi jalan tersebut.
BACA JUGA : bri pastikan data nasabah aman dari dugaan serangan ransomware
Penyebab Banjir
Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, menjelaskan bahwa banjir terjadi akibat kombinasi beberapa faktor, seperti:
- Dataran rendah di kawasan Kuta yang rentan terhadap genangan.
- Curah hujan tinggi yang mengguyur sepanjang hari.
- Debit air meningkat, menyebabkan air meluap dan menutupi jalan.
“Penyebabnya adalah dataran yang agak rendah, curah hujan tinggi, serta debit air yang meningkat sehingga meluber dan menutupi jalan, menghambat pengendara yang melewati jalan,” ujar Sukadi.
Dampak Banjir
Banjir ini mengakibatkan gangguan signifikan terhadap aktivitas warga dan wisatawan di kawasan Kuta. Beberapa dampak yang tercatat antara lain:
- Kemacetan lalu lintas di sejumlah titik strategis di Kuta.
- Kendaraan mogok akibat genangan air yang cukup tinggi.
- Gangguan terhadap akses menuju hotel dan tempat wisata di kawasan tersebut.
Upaya Penanganan
Tim gabungan dari Polresta Denpasar, BPBD Kabupaten Badung, dan relawan setempat telah dikerahkan untuk menangani dampak banjir. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi:
- Pengalihan arus lalu lintas di jalan-jalan yang terdampak parah.
- Pemasangan pompa air untuk mempercepat surutnya genangan.
- Edukasi kepada masyarakat tentang rute alternatif dan keselamatan berkendara.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari kawasan yang terdampak banjir dan tetap berhati-hati dalam berkendara, terutama pada malam hari,” tambah Sukadi.
Reaksi Warga dan Wisatawan
Sejumlah warga dan wisatawan mengeluhkan dampak banjir yang mengganggu aktivitas mereka. Seorang pengendara, Made Ari Putra, menyatakan bahwa ia terjebak kemacetan selama hampir satu jam akibat banjir di Jalan Kartika Plaza.
“Kami berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk mengatasi banjir ini, terutama karena kawasan ini adalah pusat wisata yang sering dikunjungi,” ujar Made.
Wisatawan asing juga turut mengungkapkan ketidaknyamanan mereka, terutama karena beberapa akses menuju hotel dan tempat wisata menjadi terhambat.
Kesimpulan
Banjir yang melanda kawasan wisata Kuta, Badung, Bali, menunjukkan pentingnya upaya mitigasi untuk mengatasi masalah genangan air di daerah rawan banjir. Dengan dukungan dari pemerintah daerah dan instansi terkait, diharapkan permasalahan ini dapat ditangani secara efektif guna menjaga kelancaran aktivitas warga dan wisatawan di kawasan tersebut.