67751cc664d45

Jembatan Gantung di Wisata Sungai Malus Lubuklinggau Putus, Delapan Wisatawan Alami Luka-Luka

LUBUKLINGGAU, BCOULEUR.COM – Tragedi menimpa kawasan wisata Sungai Malus Batu Pepe di Kelurahan Petanang Ilir, Kecamatan Lubuklinggau Utara 1, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Sebuah jembatan gantung yang menjadi salah satu ikon wisata di lokasi tersebut putus saat ramai dikunjungi wisatawan pada Senin (1/1/2025).

Akibat kejadian ini, sebanyak delapan wisatawan mengalami luka-luka dan harus segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.


Kronologi Kejadian

Menurut keterangan Kapolsek Lubuklinggau Utara, AKP Denhar, insiden tersebut terjadi saat kondisi tempat wisata sedang ramai pengunjung yang merayakan momen liburan tahun baru.

“Jembatan gantung putus akibat beban yang terlalu berat. Wisatawan yang sedang berada di atas jembatan saat itu langsung jatuh ke sungai,” ujar Denhar kepada Kompas.com, Senin.

Jembatan gantung ini diketahui memiliki panjang sekitar 50 meter dan membentang di atas Sungai Malus, yang menjadi daya tarik utama destinasi wisata ini. Namun, usia jembatan yang sudah cukup tua diduga menjadi salah satu faktor penyebab insiden ini.


Korban dan Penanganan Medis

Sebanyak delapan korban yang mengalami luka-luka langsung dievakuasi oleh petugas setempat dan warga sekitar. Mereka kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

“Mayoritas korban mengalami luka ringan, seperti memar dan lecet akibat terjatuh dari ketinggian sekitar lima meter. Namun, ada juga korban yang mengalami patah tulang dan harus menjalani perawatan lebih intensif,” tambah Denhar.

Identitas korban yang dirawat telah dikonfirmasi oleh pihak kepolisian, dan keluarga korban sudah diberitahu terkait insiden ini.


Penyebab Insiden

Berdasarkan investigasi awal, putusnya jembatan gantung diduga akibat kelebihan kapasitas. Pada saat kejadian, sekitar 25 orang berada di atas jembatan untuk menikmati pemandangan atau berfoto.

Selain itu, usia jembatan yang sudah tua tanpa adanya perawatan yang memadai menjadi salah satu faktor yang memperparah kondisi tersebut. “Kami masih menyelidiki penyebab pasti kejadian ini, termasuk kemungkinan kelalaian pengelola dalam menjaga keamanan fasilitas wisata,” tegas Denhar.


Reaksi dari Pemerintah dan Pengelola

Pemerintah Kota Lubuklinggau segera memberikan respons atas insiden ini. Wali Kota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut dan memastikan akan dilakukan audit terhadap semua fasilitas wisata di kota itu.

“Kami akan mengevaluasi semua fasilitas wisata, khususnya yang berhubungan dengan keselamatan pengunjung, agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Wali Kota dalam pernyataan resmi.

Sementara itu, pengelola wisata Sungai Malus Batu Pepe menyatakan permintaan maaf kepada korban dan keluarga. Mereka juga berjanji untuk bekerja sama dengan pihak berwenang dalam menyelidiki insiden ini.


Penghentian Operasional dan Langkah Selanjutnya

Sebagai tindak lanjut, operasional wisata di Sungai Malus Batu Pepe untuk sementara dihentikan. Pemerintah setempat juga menginstruksikan pengelola untuk segera memperbaiki infrastruktur dan meningkatkan standar keselamatan di lokasi tersebut.

“Penutupan ini dilakukan sampai ada hasil investigasi dan perbaikan menyeluruh pada fasilitas yang ada,” jelas Denhar.


Reaksi Masyarakat

Insiden ini memicu keprihatinan masyarakat, terutama pengunjung yang sering berwisata ke Sungai Malus. Banyak yang menyoroti kurangnya perhatian terhadap keamanan dan perawatan fasilitas wisata.

Di media sosial, tagar #JembatanGantungLubuklinggau menjadi trending, dengan banyak warganet yang menuntut transparansi dari pengelola dan pemerintah terkait perawatan fasilitas umum di kawasan wisata tersebut.


Kesimpulan

Insiden putusnya jembatan gantung di Sungai Malus Batu Pepe menjadi peringatan penting bagi pengelola wisata untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan pengunjung. Dengan adanya evaluasi dan langkah perbaikan yang dijanjikan, diharapkan tempat wisata ini dapat kembali dibuka dengan jaminan keamanan yang lebih baik.